Merasa kewalahan? Anda tidak sendirian. Para pemimpin bisnis seluruh industri juga masih perlu memahami di mana peluang IoT untuk industri akan memengaruhi industri dan kemampuan apa yang dibutuhkan untuk menang di pasar. Simak artikel ini untuk mengetahui lebih lanjut tentang Industrial Internet of Things (IIoT).

Peluang IoT untuk Industri
Sumber: Bain & Company, 2020

Baca juga: Mengenal Internet of Things (IoT): Kunci di Era New Normal

Industrial Internet of Things (IIoT), elemen utama dari Industri 4.0, dapat membantu perusahaan saat mereka melanjutkan perjalanan di masa pandemi dan pasca pandemi. Peluang IoT untuk industri ini telah menunjukkan nilainya dalam banyak kesempatan selama beberapa tahun terakhir, tetapi beberapa skeptis masih meragukan nilainya dan memilih untuk tidak melakukan investasi yang berani di bidang ini. Beberapa fakta tentang Internet of Things (IoT) yang dikumpulkan Bain & Company pada tahun 2020 adalah sebagai berikut:

  • Pasar gabungan Internet of Things akan tumbuh menjadi sekitar $520 miliar pada tahun 2021.
  • Customer akan membutuhkan lebih banyak proof of concept, tetapi banyak yang penyedia telah menyesuaikan ekspektasi customer tentang kecepatan adopsi.
  • Penyedia layanan cloud telah muncul sebagai penyedia analitik dan layanan IoT
Peluang IoT untuk Industri

Menghadapi krisis COVID-19, para pemimpin industri memiliki satu keharusan bisnis: mempertahankan operasi. IIoT, diimplementasikan dalam mode plug-and-play, dapat menjadi instrumen dalam memastikan kelangsungan bisnis dan meminimalkan damage ekonomi dengan 3 hal: memastikan keselamatan dan keamanan karyawan, meningkatkan likuiditas, dan menurunkan biaya jangka pendek.

Memastikan Keselamatan dan Keamanan Karyawan

Perusahaan tiba-tiba berurusan dengan pekerjaan jarak jauh dalam skala besar, serta kekhawatiran baru tentang melindungi karyawan yang tersisa di tempat, misalnya:

  • Menjaga tim maksimal lima hingga sepuluh orang.
  • Memisahkan waktu awal dan akhir shift.
  • Mengatur ulang tata letak tempat kerja untuk memungkinkan jarak lebih dari 1,5 meter (lima kaki) antar karyawan.
  • Melakukan serah terima shift dari jarak jauh.

IIoT dapat memainkan peran penting dalam memastikan transisi yang mulus melalui perubahan ini, memungkinkan layanan berbasis lokasi. Workforce tracking untuk physical distancing, remote employee collaboration untuk memfasilitasi karyawan bekerja tanpa harus on-site, vision-based control systems dengan sensor untuk mendeteksi apakah ada karyawan yang memiliki suhu tubuh tidak normal, atau remote asset control untuk memanage equipment jarak jauh. Face Recognition untuk absensi yang disediakan Prieds Technology adalah salah satu contoh pengembangan yang sedang digunakan banyak perusahaan.

Peluang IoT untuk Industri
Sumber: McKinsey & Company, 2020

Meningkatkan Likuiditas

Manajemen inventaris yang mendukung IIoT. Kasus penggunaan ini dapat membantu perusahaan industri mengurangi persediaan dan dengan demikian secara langsung membebaskan likuiditas. Misalnya, sensor dapat memantau level pengisian kontainer di satu lokasi menggunakan ultrasound.

Pengurangan limbah. Mirip dengan manajemen inventaris, IIoT dapat memberikan transparansi tentang limbah yang dihasilkan selama produksi dan akar penyebabnya. Untuk produksi massal, perusahaan dapat mencapai penghematan yang signifikan dengan memasang perangkat pengukuran dasar, seperti timbangan dan sensor in-line yang mengirimkan informasi melalui IIoT.

Siklus maintenance yang lebih lama. Daripada mengganti suku cadang mesin setelah jangka waktu tertentu, perusahaan dapat memperpanjang masa pakainya dengan mengukur kondisinya dengan sensor IIoT. Pemantauan kondisi yang ditingkatkan biasanya mengurangi biaya pemeliharaan sebesar 10 hingga 15 persen.

Menurunkan Biaya Jangka Pendek

Manajemen kinerja digital. Solusi perangkat lunak berbasis IIoT dapat memberikan dashboard real-time untuk mendukung kinerja di pabrik dan meningkatkan transparansi. Alat ini juga memungkinkan pelacakan tindakan perbaikan/maintenance dan mengirim peringatan ke operator melalui perangkat seluler. Software akan mengevaluasi data mesin, seperti informasi tentang efektivitas peralatan secara keseluruhan, produksi suku cadang, dan kualitas melalui konektivitas IIoT. Manajemen kinerja yang lebih baik dapat membantu perusahaan meningkatkan produktivitas tenaga kerja sebesar 20 hingga 40 persen.

Di Indonesia, Prieds Technology adalah vendor penyedia sistem IIoT dan Enterprise Resource Planning (ERP) yang sudah dipercayai client enterprise dari lebih dari 12 industri serta banyak small medium business.

Peluang Internet of Things (IoT) di industri dapat membantu perusahaan menavigasi krisis saat ini dan menjadi lebih kuat setelah operasi meningkat kembali. Bisnis dapat meningkatkan kekuatan pasar dengan menangani kekhawatiran pelanggan atas keamanan, integrasi, dan pengembalian investasi.